Warta24Jam, Simalungun – Proyek pembangunan jalan rabat beton di Raya mas jalan hinalang raya, Nagori Raya Usang, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun, diduga tidak sesuai spesifikasi teknis (Spek) dan rencana anggaran belanja (RAB) serta terkesan lebih memprioritaskan keuntungan pribadi Oknum pangulu daripada kualitas.
Pasalnya Proyek yang bersumber dari Dana Desa (DD) TA 2024 dengan nilai anggaran ratusan juta baru hitungan bulan selesai, sudah terdapat banyak kerusakan di beberapa titik, sehingga kuat dugaan teknis pekerjaan tersebut diduga tidak sesuai Spesifikasi teknis (Spek) atau melenceng dari Rencana Anggaran Belanja (RAB).
Salah satu warga setempat yang namanya enggan disebutkan kepada media ini Dilokasi, Selasa (30/9), bahwa ia mengaku sangat kecewa dengan hasil dari pembangunan proyek tersebut, karena baru beberapa bulan selesai sudah banyak yang rusak, sehingga ia khawatir asas manfaat dari pembangunan proyek tersebut tidak akan bertahan lama.
“Iya benar, ini baru sekitar enam bulan lebih dikerjakan tahun 2024 lae, memang la banyak Kondisi jalan yang retak-retak ,” ucapnya pada awak media.
Kami berharap dengan adanya pemberitaan ini, kepada Inspektorat serta APH untuk melakukan monitoring dan pemeriksaan terhadap pembangunan jalan rabat beton tersebut.
“Kepada inspektorat serta APH untuk melakukan monitoring dan pemeriksaan terhadap jalan rabat beton,”Harapnya.
Dari hasil pantauan awak media di lokasi tepatnya di Kampung Sempur memang bangunan jalan rabat beton tersebut sudah ada yang retak dan patah yang diduga tidak sesuai RAB.
Pangulu Raya Usang Jon Rependi Purba ketika dikonfirmasi melalui telepon Whatsapp tidak bersedia mengangkat telepon genggamnya, pesan yang dikirim juga tidak ada balasan hingga berita ini dikirim ke meja redaksi. (jun)






