Berita Daerah

Hijaukan Bantaran Sungai Pepayakan, TNI Bersama Forkopimcam, Mahasiswa dan Warga Bersatu Cegah Bencana di Bosar Maligas

8
×

Hijaukan Bantaran Sungai Pepayakan, TNI Bersama Forkopimcam, Mahasiswa dan Warga Bersatu Cegah Bencana di Bosar Maligas

Sebarkan artikel ini

Warta24 Jam Simalungun – Personel Koramil 07/Bosar Maligas Kodim 0207/Simalungun kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kelestarian lingkungan melalui aksi penanaman pohon di sepanjang bantaran Sungai Pepayakan, Lingkungan III Rendahan, Kelurahan Bosar Maligas, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin Peltu C. Ginting bersama tiga orang Babinsa tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana alam, khususnya untuk mengurangi risiko erosi, longsor, dan banjir di kawasan bantaran sungai. Aksi penghijauan ini juga menjadi wujud sinergi antara TNI, pemerintah kecamatan, mahasiswa, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.

Turut berpartisipasi dalam kegiatan ini, Kasi Trantib Kecamatan Bosar Maligas Ibenu, S.H. yang mewakili Camat Bosar Maligas, Lurah Bosar Maligas Jeny Melda, S.Kom., seluruh kepala lingkungan se-Kelurahan Bosar Maligas, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas IAIDU Asahan, serta warga Lingkungan III Rendahan.

Peltu C. Ginting mengatakan bahwa pohon yang ditanam hari ini bukan hanya untuk menghijaukan lingkungan, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang bagi keselamatan masyarakat. Menurutnya, menjaga bantaran sungai tetap hijau merupakan langkah nyata dalam mengurangi dampak bencana sekaligus mewariskan lingkungan yang sehat kepada generasi mendatang.

Suasana gotong royong terlihat begitu hangat. TNI, aparatur pemerintah, mahasiswa, dan warga bahu-membahu menanam bibit pohon dengan penuh semangat, mencerminkan kuatnya kepedulian bersama terhadap lingkungan.

Melalui kegiatan ini, Koramil 07/Bosar Maligas berharap kesadaran masyarakat untuk menjaga kelestarian alam terus tumbuh, sehingga upaya pencegahan bencana dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Sinergi seperti ini diharapkan menjadi inspirasi dalam membangun budaya peduli lingkungan demi mewujudkan Bosar Maligas yang hijau, aman, dan tangguh menghadapi potensi bencana alam.(Pendim0207/SML).