Warta24JAM Pematangsiantar — Komitmen untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan semangat perjuangan kepada generasi muda terus digelorakan. Dandim 0207/Simalungun yang diwakili Danramil 03/Siantar Selatan, Kapten Inf Sugiharto, menghadiri kegiatan Dialog Kebangsaan DHC BPK 45 Pematangsiantar yang digelar di Gedung Juang 45, Jalan Merdeka No. 1, Kota Pematangsiantar, pada Rabu, 31 Desember 2025.
Dialog kebangsaan ini mengangkat tema “Mengembangkan dan Membudayakan Jiwa Semangat dan Nilai-Nilai Kejuangan 45 bagi Generasi Muda di Kota Pematangsiantar”. Kegiatan tersebut menjadi wadah refleksi sejarah sekaligus penguatan karakter kebangsaan di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, serta organisasi kepemudaan. Wali Kota Pematangsiantar diwakili oleh Kepala Bidang Kesbangpol, Ibu Nina Fauziah Lubis, S.H. Hadir pula Ketua DHC 45 Pematangsiantar, Bapak Drs. Koni Ismail Siregar, Organisasi Pemuda Pancasila, PC 0216 KB FKPPI, anggota DHC 45, Keluarga Besar Siantar Bersatu (KBSB), PMII, serta FORHATI.
Dialog berlangsung interaktif dengan dipandu oleh moderator Drs. Moh. Ikhsan Lubis, M.M. Dua narasumber yang memiliki pengalaman dan wawasan kebangsaan, yakni Letkol (Purn) Sunaryoko dan Aiptu (Purn) Juniary Tanjung, memaparkan pentingnya menanamkan nilai kejuangan, nasionalisme, dan cinta tanah air kepada generasi muda sejak dini.
Rangkaian acara dimulai dengan doa pembukaan, menyanyikan Lagu Indonesia Raya, Mars DHC BPK 45, laporan ketua panitia, sambutan Dewan Paripurna, arahan dan bimbingan Wali Kota Pematangsiantar yang diwakili, hingga sesi pemaparan materi dan dialog tanya jawab yang berlangsung penuh antusias.
Kapten Inf Sugiharto menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya membangun karakter generasi muda yang berjiwa nasionalis, berintegritas, dan memiliki semangat juang tinggi. Ia berharap melalui dialog kebangsaan ini, nilai-nilai luhur perjuangan para pahlawan dapat terus hidup dan menjadi pedoman bagi generasi penerus bangsa.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan serta keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Pendim0207/SML).






