Warta24 Jam Pematangsiantar – Komitmen dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat terus ditunjukkan melalui berbagai program pemberdayaan. Salah satunya terlihat saat Babinsa Koramil 03/Siantar Selatan (SS) Kodim 0207/Simalungun, Sertu G. Simanjuntak, menghadiri kegiatan penutupan pelatihan menjahit yang diselenggarakan oleh Pokmas TUPADO, Senin (22/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di LPK Grand Taylor, Jalan Surya Murni, Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Siantar Marimbun, Kota Pematangsiantar tersebut menjadi momen membanggakan bagi para peserta yang telah menyelesaikan pelatihan selama 15 hari.
Sebanyak sembilan peserta mengikuti pelatihan dengan penuh semangat dan ketekunan. Selama pelatihan, mereka dibekali keterampilan menjahit mulai dari teknik dasar hingga pembuatan berbagai jenis pakaian yang memiliki nilai ekonomis.
Tidak hanya mendapatkan ilmu dan keterampilan baru, para peserta juga menerima bantuan satu unit mesin jahit sebagai modal awal untuk membuka usaha secara mandiri di lingkungan masing-masing. Bantuan tersebut diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi peserta untuk meningkatkan perekonomian keluarga sekaligus membuka peluang usaha baru di tengah masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Sertu G.
Simanjuntak menyampaikan apresiasi kepada Pokmas TUPADO dan LPK Grand Taylor yang telah berperan aktif dalam memberdayakan masyarakat melalui pelatihan keterampilan yang produktif.
“Pelatihan seperti ini sangat bermanfaat karena memberikan bekal keterampilan sekaligus peluang usaha bagi masyarakat. Kami berharap para peserta dapat memanfaatkan ilmu dan mesin jahit yang diterima untuk mengembangkan usaha sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.
Suasana penutupan berlangsung penuh kehangatan dan kebanggaan. Senyum para peserta terlihat saat menerima sertifikat dan mesin jahit yang menjadi simbol harapan baru untuk masa depan yang lebih mandiri.
Melalui sinergi antara lembaga pelatihan, kelompok masyarakat, dan aparat kewilayahan, program pemberdayaan seperti ini diharapkan terus berlanjut sehingga mampu melahirkan pelaku usaha baru yang kreatif, produktif, dan berdaya saing di Kota Pematangsiantar.(Pendim0207/SML).






